BeritaSulut

VIRAL! Sulut Terdaftar sebagai Daerah Berisiko Jaringan TPPO Internasional

40
×

VIRAL! Sulut Terdaftar sebagai Daerah Berisiko Jaringan TPPO Internasional

Share this article
Diskusi Publik Pencegahan TPPO di Manado: Rina Soemarno, Steven Kandouw, dan Steve Kepel Turut Hadir

SULUTVIRAL.COM – Dengan populasi sekitar 2,6 juta jiwa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menghadapi masalah serius dalam hal Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) terutama terkait judi online. Bahkan, Sulut berada di posisi kedua dalam potensi kerawanan TPPO.

Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) dan Diskusi Publik mengenai pencegahan TPPO, khususnya terkait sektor judi online, penipuan, dan perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) di Luar Negeri. Acara ini diadakan di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Kota Manado, pada Rabu, 4 Oktober 2021.

Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Steven Kandouw, mengungkapkan bahwa upaya pencegahan TPPO sangat penting dan menjadi salah satu fokus dalam rapat kabinet setiap Senin bersama Presiden, bersama dengan isu-isu lain seperti stunting dan inflasi.

Rakor dan Diskusi Publik ini dihadiri oleh Deputi Bidang Koordinasi Luar Negeri Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Rina P. Soemarno. Wagub Kandouw menyampaikan keprihatinannya terhadap masalah TPPO di Sulut, terutama terkait judi online yang melibatkan negara-negara seperti Kamboja, Myanmar, dan Laos. Ia juga menyoroti fakta bahwa beberapa orang telah menjadi korban TPPO dengan nasib tragis.

Wagub Kandouw mencatat bahwa rasio TPPO di Sulut relatif tinggi jika dibandingkan dengan jumlah penduduk yang hanya 2,6 juta jiwa. Meskipun demikian, ia tetap optimis bahwa masalah ini dapat diatasi. Ia juga menyadari bahwa ada banyak orang yang mungkin terperangkap namun tidak melapor karena malu atau tertipu.

Masalah TPPO di Sulut telah berlangsung cukup lama, mulai dari TPPO yang bersifat regional hingga fenomena TPPO judi online yang memiliki jaringan internasional. Salah satu hal yang memprihatinkan adalah bahwa beberapa yang terlibat dalam praktek TPPO ini adalah orang-orang dari keluarga yang mapan dan memiliki latar belakang pendidikan yang baik.

Wagub Kandouw menggarisbawahi pentingnya tindakan pencegahan yang harus diambil oleh pemerintah. Kehadiran Deputi Bidang Koordinasi Luar Negeri Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan dalam Rakor dan Diskusi Publik ini diharapkan dapat membantu mengatasi masalah TPPO, khususnya terkait judi online.

Ia juga mencatat bahwa Kepolisian di Sulut telah merespons masalah ini dengan baik, dan Pemerintah Provinsi Sulut terus melakukan upaya sosialisasi tentang TPPO di seluruh Kabupaten dan Kota. Tujuannya adalah untuk menghindari agar anak-anak tidak terjerat dalam pekerjaan di luar negeri yang berpotensi membahayakan mereka.

Sekretaris Provinsi Sulut, Steve Kepel, serta anggota Forkopimda Sulut, Kapolres, Sekretaris Daerah Kabupaten Kota, dan pejabat Pemprov Sulut juga hadir dalam acara ini.

Sulut Viral Grup