BeritaBisnis

VIRAL! Luhut Menyebut Potensi Bisnis Terbaru di Indonesia: Penyimpanan Karbon!

50
×

VIRAL! Luhut Menyebut Potensi Bisnis Terbaru di Indonesia: Penyimpanan Karbon!

Share this article
Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, berpartisipasi dalam konferensi virtual "Nickel Conference 2023.
Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, berpartisipasi dalam konferensi virtual "Nickel Conference 2023.

SULUTVIRAL.COM – Menko Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, membahas peluang bisnis baru di Indonesia, yaitu penangkapan dan penyimpanan emisi karbon melalui Carbon Capture and Storage (CCS). Luhut mengungkapkan bahwa Indonesia telah mulai memperhatikan pengembangan CCS sejak awal tahun 2023 sebagai upaya untuk memanfaatkan peluang bisnis dan investasi di bidang ini. Indonesia memiliki potensi besar untuk menangkap dan menyimpan hingga 400 Giga Ton karbon, yang bisa menjadi peluang bisnis signifikan.

Menurut Luhut, pengembangan CCS di Indonesia didukung oleh wilayah-wilayah yang memiliki sumber daya yang diperlukan untuk penyimpanan CO2 dan industri terkait yang mendukung transportasi karbon internasional. Pemerintah Indonesia juga telah mengeluarkan regulasi baru tentang perdagangan karbon melalui Bursa Karbon.

Luhut juga menyebut bahwa penerapan pajak karbon regional dapat memberikan dorongan ekonomi pada proyek CCS. Fasilitas minyak dan gas yang ada di berbagai wilayah Indonesia, seperti Aceh, Jawa Utara, Kalimantan, dan Papua, secara teknis dapat dioperasikan oleh CCS.

Investasi global dalam pengembangan CCS baru-baru ini mencapai sekitar US$ 6,4 miliar, dengan negara-negara Asia berkontribusi sebesar US$ 1,2 miliar. Luhut berpendapat bahwa Indonesia seharusnya menjadi bagian utama dari investasi teknologi ini dan dapat mewujudkan masa depan berkelanjutan di Asia Tenggara dengan kolaborasi dan berbagi pengetahuan.

Sulut Viral Grup