BeritaTomohonViral

Danau Linow Resort Tomohon Tutup Sementara: Nasib 58 Pekerja Bergantung pada Keputusan Selanjutnya

118
×

Danau Linow Resort Tomohon Tutup Sementara: Nasib 58 Pekerja Bergantung pada Keputusan Selanjutnya

Share this article
anau Linow Resort Tomohon Tutup Sementara: Dampaknya pada 58 Pekerja
anau Linow Resort Tomohon Tutup Sementara: Dampaknya pada 58 Pekerja

Tomohon,SULUTVIRAL.COM

Danau Linow Resort Tomohon, yang terletak di Kelurahan Lahendong, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, telah resmi ditutup sementara oleh pihak pengelola, yakni PT Karya Deka Alam Asri.

Tempat wisata danau yang terkenal dengan perubahan warnanya ini telah ditutup sebagai akibat dari proses penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pemanfaatan kawasan hutan Lindung Danau Linow. Pengelolaan dan operasi resort ini sedang berhenti sementara.

Manajemen resort menyatakan bahwa mereka telah mempekerjakan sekitar 58 orang, termasuk pekerja tetap dan pekerja harian dari Kota Tomohon.

Para pekerja ini memiliki ketergantungan pada eksistensi Danau Linow Resort untuk penghidupan mereka.

Manager dari Danau Linow Cafe, Andreas Dengen, menyampaikan bahwa para pekerja saat ini sedang mengarahkan usahanya untuk merawat dan memperbaiki fasilitas di Danau Linow Resort, sembari menunggu kejelasan mengenai apakah resort ini akan dapat dibuka kembali untuk umum dalam waktu dekat.

Andreas menjelaskan bahwa saat ini tidak ada rencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap para pekerja, karena mereka masih menanti perkembangan dan kejelasan dari proses hukum yang sedang berlangsung.

Resort ini telah dikenal oleh wisatawan lokal maupun mancanegara, dan penutupan sementara ini sangat disayangkan. Resort ini diperkirakan mengalami kerugian omset harian sekitar Rp. 25 juta.

Penutupan ini berasal dari hasil penyidikan atas dugaan kasus tindak pidana korupsi terkait penggunaan kawasan hutan Lindung Danau Linow yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara sejak Maret lalu. (MP/HK)

Sulut Viral Grup