Berita

VIRAL! Indonesia dan Malaysia Sepakat dalam Penyimpanan Karbon Migas

52
×

VIRAL! Indonesia dan Malaysia Sepakat dalam Penyimpanan Karbon Migas

Share this article
Ilustrasi.
Ilustrasi.

SULUTVIRAL.COM – Pemerintah Indonesia dan Malaysia telah sepakat untuk menjalankan teknologi penyimpanan dan penangkapan karbon, terutama dalam sektor migas. Tutuka Ariadji, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia, mengungkapkan bahwa kedua negara telah mengambil langkah-langkah dalam mengembangkan teknologi ini, seperti Carbon Capture Storage (CCS) dan Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS).

Tutuka juga menjelaskan bahwa negara lain di Asia Pasifik, seperti Thailand, juga tengah merencanakan regulasi atau undang-undang terkait penyimpanan karbon. Ini menunjukkan bahwa Indonesia akan menjadi salah satu pendukung utama teknologi CCS/CCUS di kawasan Asia Tenggara.

Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia, menyoroti potensi besar penyimpanan karbon di Indonesia, yang mencapai 400 Giga Ton CO2. Potensi ini dianggap sebagai peluang bisnis dan investasi yang signifikan.

Selain itu, investasi dari Asia dalam teknologi CCS juga telah mencapai sekitar US$ 1,2 miliar, yang akan semakin meningkat seiring dengan fokus Indonesia dalam mengembangkan teknologi ini. Dengan demikian, Indonesia berpotensi memainkan peran utama dalam investasi teknologi CCS/CCUS di Asia.

Kesepakatan antara Indonesia dan Malaysia dalam mengembangkan teknologi penyimpanan dan penangkapan karbon ini menunjukkan komitmen keduanya untuk mengatasi masalah lingkungan, terutama dalam industri migas yang memiliki dampak signifikan terhadap emisi karbon dioksida.

Sulut Viral Grup