BeritaNasionalPendidikan

VIRAL! Perekonomian: Perlu Dipercepat Pembangunan SDM untuk Indonesia Emas 2045

37
×

VIRAL! Perekonomian: Perlu Dipercepat Pembangunan SDM untuk Indonesia Emas 2045

Share this article
Ekonom Senior Rully Arya Wisnubroto menyampaikan proyeksi kondisi makro Indonesia dan global dalam acara Media Day oleh Mirae Asset Sekuritas di Jakarta pada tanggal 12 September 2023.
Ekonom Senior Rully Arya Wisnubroto menyampaikan proyeksi kondisi makro Indonesia dan global dalam acara Media Day oleh Mirae Asset Sekuritas di Jakarta pada tanggal 12 September 2023.

SULUTVIRAL.COM – Ekonom dari Mirae Asset Sekuritas, Rully Arya Wisnubroto, menekankan pentingnya percepatan pembangunan sumber daya manusia (SDM), infrastruktur, dan industrialisasi bagi Indonesia untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045 dan menjadi negara maju.

Menurut Rully, pembangunan kualitas SDM, infrastruktur, dan akses ke layanan jasa keuangan harus dipercepat. Salah satu syarat utama untuk menjadi negara maju adalah pertumbuhan ekonomi yang tinggi, dengan pertumbuhan di atas 7 persen dalam jangka waktu yang berkelanjutan.

Oleh karena itu, pengembangan SDM yang berkualitas, pembangunan infrastruktur, dan industrialisasi merupakan faktor kunci untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia. Rully juga mengapresiasi upaya Pemerintah Indonesia dalam membangun infrastruktur dengan cepat.

Ia menyatakan bahwa Indonesia sudah berada pada jalur yang benar dengan pembangunan infrastruktur yang pesat, tetapi perlu mempercepat proses industrialisasi dan pengembangan SDM.

Rully juga menyoroti pentingnya pembangunan yang merata di seluruh Indonesia, bukan hanya berfokus di Jawa. Ia mengakui bahwa pemerintah sedang berusaha untuk mencapai tujuan ini, namun perlu diakselerasi.

Terakhir, Rully menekankan pentingnya keberlanjutan dari kebijakan yang telah diimplementasikan oleh pemerintah saat ini.”

Sebelumnya, Deputi Bidang Ekonomi Bappenas, Amalia Adininggar Widyasanti, menyebutkan bahwa target transformasi ekonomi Indonesia Emas 2045 mencakup pencapaian PDB sebesar 9,8 triliun dolar AS, posisi Indonesia dalam 5 besar dunia, GNI per kapita sebesar 30.000 dolar AS, dan pertumbuhan investasi sebesar 6,8 persen. Di sektor manufaktur, Bappenas menargetkan kontribusi PDB sebesar 28 persen dan kontribusi tenaga kerja sebesar 25,2 persen.

Sulut Viral Grup